Doa yang di panjatkan ketika turun Hujan
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّٰهِ
وَبَرَكَاتُهُ
Ketika turun hujan - di sunnahkan berdoa, karena doa di saat hujan turun sangat berpeluang di kabulkan. sebagaimana di riwayatkan oleh makhlul As- Syamsy, bahwasanya Rasulullah bersabda :
اُطْلُبُوا
اسْتِجَابَةَ الدُّعَاءِ عِنْدَ ثَلَاثٍ : عِنْدَ الْتِقَاءِ الْجُيُوشِ ،
وَإِقَامَةِ الصَّلَاةِ ، وَنُزُولِ الْغَيْثِ
Carilah waktu dikabulkannya doa pada saat dua pasukan saling bertempur, ketika sholat di tegakkan, dan disaat hujan turun.
Begitu juga terdapat hadits dari Sahl bin Sa’d, beliau
berkata bahwa Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda :
ثِنْتَانِ مَا تُرَدَّانِ الدُّعَاءُ عِنْدَ
النِّدَاءِوَ تَحْتَ المَطَرِ
“Dua do’a yang tidak akan ditolak: do’a ketika adzan dan do’a ketika ketika turunnya hujan.”
Do’a yang amat baik dibaca kala itu adalah memohon
diturunkannya hujan yang bermanfaat. Do’a yang dipanjatkan adalah,
اللَّهُمَّ صَيِّباً ناَفِعاً
Allahumma shoyyiban naafi’aa
artinya Ya Allah, turunkanlah pada
kami hujan yang bermanfaat.
Itulah yang Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam ucapkan
ketika melihat turunnya hujan. Hal ini berdasarkan hadits dari Ummul Mukminin,
’Aisyah radhiyallahu ’anha,
إِنَّ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- كَانَ
إِذَا رَأَى الْمَطَرَ قَالَ « اللَّهُمَّ صَيِّباً نَافِعاً
adapun firman Allah :
" lalu Kami bukakan pintu-pintu langit dengan ( menurunkan ) air yang tercurah." ( Al-Qamar:11).
dari beberapa hadist dan firman Allah di atas, dapat kita simpulkan bahwa saat turunnya hujan , disanalah waktu terbukanya pintu-pintu langit, dan saat terbukanya pintu-pintu langit itulah waktu dimana mustajab nya doa, bukan malah mengeluh karena bakal basah karena kehujanan atau agenda yang batal karena turunya hujan. hujan sendiri membawa banyak sekali manfaat terhadap keberlangsungan kehidupan, jadi bersyukurlah, dan berdoalah di saat hujan turun.
sekian dari saya, kurang lebih mohon maaf, apabila ada yang salah mohon di benarkan
sumber : mengetuk pintu langit, penulis muhammad bin ibrahim An- Nuaim, penerbit Aqwam
Baca juga : Makanan yang di anjurkan Rasulullah






0 komentar:
Posting Komentar