Senin, 14 November 2016

Kemurahan Hati Rasulullah Dalam Bersedekah


بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ 
السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ

Kemurahan hati Rasulullah dalam bersedekah- Dari ibnu Abbas beliau berkata : 
" Rasulullah adalah orang yang paling dermawan. kondisi beliau yang paling pemurah adalah di bulan Ramadhan ketika jibril menemui beliau. jibril menemui beliau setiap malam di bulan ramadhan, lalu dia bertadarus Al-Qur'an bersama beliau.  Sungguh, Rasulullah sangat murah memberikan harta, lebih kkuat dari angin yang berhembus.       (shahih al- bukhari dan muslim)
Ibnu jarir meriwayatkan dari Sahl bin Sa'd , dia berkata : seorang wanita datang kepada Nabi dengan membawa sehelai kain burdah. Sahl berkata : kain itu merupakan selimut yang di tenun di bagian pinggirnya. wanita itu berkata, " Wahai Rasulullah, aku datang kepadamu untuk memakaikan ini kepadamu. "

Maka Rasulullah mengambilnya dan saat itu beliau memang membutuhkanya. Beliau pun mengenakannya. Sorang laki-laki di antara sahabat beliau melihatnya lalu berkata, " Wahai Rasulullah alangkah bagusnya kain itu. Berikan itu kepadaku." Sabda beliau : " Baiklah.. " keetika Rasulullah bangkit, para sahabat beliau mencela sahabat tersebut dengan mengatakan . " kamu tidak bertindak cepat. kamu kan melihat Rasulullah menerimanya karena karena memang membutuhkannya. kemudian kamu malah meminta kain itu kepada beliau. Padahal kamu tahu bahwa tidak pernah beliau dimintai sesuatu, lalu menolak memberikanya. " Dia menjawab, "Demi Allah, tidak ada yang mendorongku melakukan itu kecuali karena mengharap keberkahanya ketika Rasulullah telah mengenakanya. Aku berharap aku dikafani dengan kain tersebut."

Dari Anas , dia berkata : Rasulullah tidak pernah di mintai sesuatu dengan nama Islam, melainkan pasti beliau berikan. Pernah seorang laki-laki datang kepada beliau, lantas beliau memberinya kambing sebanyak satu lembah. Laki-laki itupun kembali kepada kaumnya dan berkta, " Hai kaumku, masuk islam-lah kalian. Sesungguhnya Muhammad memberikan pemberian seakan-akan dia tidak takut miskin. ( diriwayatkan oleh muslim)

Rasulullah adalah orang yang sangat pemurah dan dermawan, dan itu menjadi bagian dari akhlak belia. Beliau memberi seolah-olah tidak takut miskin. sabda beliau kepada bendahara beliau, Bilal , "Infakkan hai Bilal, jangan takut di jadikan miskin oleh yang mempunyai Arsy. (Diriwayatkan oleh al-Bazzar dengan isnad Hasan, dan juga ath-thabrani dalam al-kabir.
Beliau bersabda , " Berinfaklah, niscaya Allah akan menginfakimu." ( Diriwayatkan ath-Thabrani dalam al-ausath, dari Qais bin Sal' al-sanshari.

Jadi dermawan dan murah hati merupakan dua sifat di antara sifat-sifat Allah ta'ala. Allah itu yang Maha pemurah lagi Demawan. Dia memuji orang-orang mukmin yang mnginfakkan sebagian dari rezeki yang di anugerahkan Allah kepada mereka. Dia ta'ala berfirman :
" (yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib, yang mendirikan sholat, dan menafkahkan sebahagian rezeki yang kami anugerahkan kepada mereka."
jadi seorang mutashaddiq memiliki sifat-sifat yang mulia ini, yang sekaligus juga merupakan sifat-sifat Allah, Nabi-Nya, dan oran-orang yang beriman. Dalam bersedekah, terkandung usaha membiasakan diri untuk melakukan kebaikan, melatih jiwa untuk berderma dan berkorban, dan membuang sifat egoisme, maka Beliau (Rasulullah) menjadi manusia yang terbaik, paling murah hati, paling berani, paling penyayang, paling besar tawadhu'nya, paling adil, paling sabar, paling lembut, paling tenang, pemaaf, tidak tergesa-gesa, paling pemalu, dan paling teguh di atas kebenaran,

Masya Allah, mari kita semua semakin giat dan bersemangat menjadikan Rasulullah sebagai tauladan kita, semakin mencintai beliau dan mengamalkan sunnah-sunnah beliau.

Sumber : menolak musibah dengan sedekah, penerbit gazza media 

Baca juga : Keajaiban puasa dalam tinjuan medis untuk media pengobatan

0 komentar:

Posting Komentar